Sunday, February 14, 2016

Ringkasan Materi PPKN Kelas 9 Semester 1

DINAMIKA PERWUJUDAN PANCASILA SEBAGAI DASAR DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA.

A.   Penerapan Pancasila dari Masa ke Masa
Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup
bangsa telah disepakati oleh seluruh bangsa Indonesia. Akan tetapi, dalam
perwujudannya banyak sekali mengalami pasang surut. Bahkan sejarah bangsa
kita telah mencatat bahwa pernah ada upaya untuk mengganti Pancasila sebagai
dasar negara dan pandangan hidup bangsa dengan ideologi lainnya. Upaya ini
dapat digagalkan oleh bangsa Indonesia sendiri. Meskipun demikian, tidak
berarti ancaman terhadap Pancasila sebagai dasar negara sudah berakhir.
Tantangan masa kini dan masa depan yang terjadi dalam perkembangan
masyarakat Indonesia dan dunia internasional, dapat menjadi ancaman bagi
nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup.

a.    Masa Orde Lama
Pada masa Orde lama, kondisi politik dan keamanan dalam negeri diliputi
oleh kekacauan dan kondisi sosial-budaya berada dalam suasana peralihan
dari masyarakat terjajah menjadi masyarakat merdeka. Masa orde lama
adalah masa pencarian bentuk penerapan Pancasila terutama dalam sistem
kenegaraan. Pancasila diterapkan dalam bentuk yang berbeda-beda pada
masa orde lama. Terdapat 3 periode penerapan Pancasila yang berbeda, yaitu
periode 1945-1950, periode 1950-1959, dan periode 1959-1966.

b.    Masa Orde Baru
Era baru dalam pemerintahan dimulai setelah melalui masa transisi yang
singkat yaitu antara tahun 1966-1968, ketika Jenderal Soeharto dipilih menjadi
Presiden Republik Indonesia. Era yang kemudian dikenal sebagai Orde Baru
dengan konsep Demokrasi Pancasila. Visi utama pemerintahan Orde Baru
ini adalah untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan
konsekuen dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

c.    Masa Orde Reformasi
Pada masa reformasi, penerapan Pancasila sebagai dasar negara dan
pandangan hidup bangsa terus menghadapi berbagai tantangan. Penerapan
Pancasila tidak lagi dihadapkan pada ancaman pemberontakan-pemberontakan
yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain, akan tetapi lebih
dihadapkan pada kondisi kehidupan masyarakat yang diwarnai oleh kehidupan
yang serba bebas.

B. Nilai-nilai Pancasila Sesuai dengan Perkembangan Zaman

Diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan
pokok, landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia.
Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental.
1.    Hakikat Ideologi Terbuka
Sebagai suatu sistem pemikiran,ideologi sangatlah wajar jika mengambil sumber atau berpandangan dari pandangan dan falsafah hidup bangsa. Hal tersebut akan membuat ideologi tersebut berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat
dan kecerdasan kehidupan bangsa. Artinya, ideologi tersebut bersifat terbuka dengan senantiasa mendorong terjadinya perkembangan-perkembangan pemikiran
baru tentang ideologi tersebut, tanpa harus kehilangan jati dirinya.
Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup
a. Ciri-Ciri Ideologi Terbuka 
  1. Merupakan kekayaan rohani, dan budaya masyarakat (falsafath). Jadi, bukan keyakinan ideologis sekelompok orang, melainkan dari kesepakatan masyarakat
  2. Tidak diciptakan oleh Negara, melainkan ditemukan dalam masyarakat sendiri; ia adalah milik seluruh rakyat, dgali dan ditemukan dalam kehidupan mereka. 
  3. Isinya tidak langsung operasional. Sehingga, setiap generasi baru dapat dan perlu menggali kembali falsafah serta mencari implikasinya dalam situasi kekinian mereka
  4. Tidak pernah membatasi kebebasan dan tanggung jawab masyarakat, melainkan menginspirasi masyarakat untuk dapat berusaha hidup untuk bertanggung jawab sesuai falsafah tersebut. 
  5. Menghargai pluralitas, sehingga dapat diterima masyarakat yang berlatar belakang, budaya dan agama yang berbeda.
b. Ciri-Ciri Ideologi Tertutup 
  1. Bukan cita-cita yang hidup dalam masyarakat, melainkan cita-cita dari kelompok yang digunakan sebagai dasar negara untuk mengubah masyarakat
  2. Apabila kelompok tersebut berhasil menguasai negara, ideologinya itu dipaksakan kepada masyarakat. Nilai-nilai, norma-norma dan berbgai segi masyarakat akan diubah sesuai dengan ideologi tersebut
  3. Bersifat totaliter, artinya mencakup/mengurusi seluruh bidang kehidupan. Sehingga ideologi tertutup melakukan gerakan intensif menguasai bidang informasi dan pendidikan sebab bidang tersebut sebagai sarana efektif untuk memengaruhi perilaku masyarakat. 
  4. Pluralisme pandangan dan kebudayaan ditiadakan, hak asasi tidak dihormati
  5. Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut
  6. Isi ideologi tidak hanya sebagai nilai-nilai dan cita-cita, melainkan tuntutan konkret dan operasional yang keras, mutlak dan total.
2.    Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Keterbukaan ideologi Pancasila mengandung nilai-nilai sebagai berikut:
a.    Nilai Dasar, yaitu hakikat kelima sila Pancasila
b.    Nilai instrumental, yaitu penjabaran lebih lanjut dari nilai-nilai dasar ideologi Pancasila.
c.    Nilai praktis, yaitu merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam suatu pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Oleh karena itu, Pancasila sebagai ideologi terbuka secara struktural memiliki tiga
dimensi, yaitu: dimensi idealisme,normative, dan realitas.


Pokok Pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

A.Hakikat Pokok Pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Selain mempunyai makna yang sangat mendalam, Pembukaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga mengandung
pokok-pokok pikiran. Pokok-pokok pikiran tersebut mengandung pokokpokok
pikiran yang menggambarkan suasana kebatinan dari Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pokok-pokok pikiran tersebut
mewujudkan cita hukum yang menguasai hukum dasar negara,baik yang
tertulis maupun yang tidak tertulis. Pokok-pokok pikiran tersebut adalah
sebagai berikut:

1. Pokok pikiran pertama: Negara melindungi segenap bangsa Indonesia
dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan
(pokok pikiran persatuan).
Pokok pikiran ini merupakan penjabaran dari sila ketiga Pancasila.

2. Pokok pikiran kedua: Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia (pokok pikiran keadilan sosial).
Pokok pikiran ini merupakan penjabaran sila kelima Pancasila.

3. Pokok pikiran ketiga: Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan
atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan (pokok pikiran
kedaulatan rakyat).
Pokok pikiran ini merupakan penjabaran sila keempat Pancasila.

4. Pokok pikiran keempat: Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha
Esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab (pokok pikiran
Ketuhanan).
Pokok pikiran keempat ini merupakan dasar moral negara yang pada hakikatnya merupakan suatu penjabaran dari sila pertama dan sila kedua Pancasila.

B.   Arti penting pokok pikiran Pembukaan UUD 1945

Pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah sumber hukum tertinggi di Indonesia. Dengan tetap menyadari makna nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
dan dengan memperhatikan hubungan antara Pembukaan dan pasal-pasal, maka
dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang memuat dasar falsafah negara Pancasila dan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan satu kesatuan yang
tidak dapat dipisahkan, bahkan merupakan satu rangkaian kesatuan nilai dan norma
yang terpadu.

Kepatuhan Terhadap Hukum
hukum itu merupakan aturan, tata tertib dan kaidah hidup. Akan tetapi, sampai saat
ini belum ada kesepakatan yang pasti tentang rumusan arti hukum.

Didalam hokum terdapat beberapa unsur, diantaranya:
a. Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat.
b. Peraturan itu dibuat dan ditetapkan oleh badan-badan resmi yang berwajib.
c. Peraturan itu bersifat memaksa.
d. Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.

Adapun yang menjadi karakteristik dari hukum adalah:
a. Adanya perintah dan larangan.
b. Perintah atau larangan tersebut harus dipatuhi oleh semua orang.

Dengan demikian suatu ketentuan hukum mempunyai tugas untuk:
a. Menjamin kepastian hukum bagi setiap orang di dalam masyarakat.
b. Menjamin ketertiban, ketentraman, kedamaian, keadilan, kemakmuran, kebahagian dan kebenaran.
c. Menjaga jangan sampai terjadi perbuatan main hakim sendiri dalam pergaulan masyarakat.

Rangkuman :
a.    Hukum memiliki unsur-unsur yaitu berisi peraturan untuk membatasi tingkah laku manusia, dibuat oleh lembaga yang berwenang, berisi perintah dan larangan, bersifat memaksa, dan memiliki sanksi yang tegas dan nyata
b.    Hukum dapat dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu, seperti hukum menurut sumbernya, bentuk, waktu berlaku, wilayah berlaku, cara mempertahankannya, dan isinya.
c.    Arti penting hukum bagi masyarakat yaitu memberikan kepastian hukum bagi warga negara, melindungi dan mengayomi hak-hak warga negara memberikan rasa keadilan bagi warga negara, dan menciptakan ketertiban dan ketenteraman.

d.     Kepatuhan hukum mengandung arti bahwa seseorang memiliki kesadaran untuk memahami dan menggunakan peraturan perundangan yang berlaku; mempertahankan tertib hukum yang ada; dan menegakkan kepastian hukum.

Ringkasan Materi SBK Kelas 9 Semester 1

SENI LUKIS

Pengertian
Seni lukis adalah sebuah pengembangan dari menggambar,biasanya memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri. Ciri khas ini didasarkan pada tema,corak/gaya, teknik/bahan, dan bentuk karya seni tersebut.
Aliran gaya lukisan adalah cirri khas, tema, dan teknik yang terdapat dalam sebuah lukisan. Berdasarkan cara pengungkapannya, dapat dibagi menjadi 3, yaitu representatif ,deformatif, dan nonrepresentatif.
Representatif adalah perwujudan gaya seni rupa yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya alam. Gaya seni rupa yang termasuk dalam representatif adalah naturalisme, realisme, dan romantisme.
Deformatif adalah perubahan bentuk dari aslinya sehingga menghasilkan bentuk baru namun tidak meninggalkan bentuk dasar aslinya. Aliran seni lukis yang tergolong deformatif adalah ekspresionisme, impresionisme, surialisme, dan kubisme.
Nonrepresentatif adalah bentuk yang sulit dikenal karena bentuk dasar dari gaya ini sudah meninggalkan bentuk aslinya, dan pada prinsipnya lebih menekankan pada unsur formal, struktur, unsur rupa, dan prinsip estetik.

Tema seni rupa murni
Tema adalah gagasan, ide, atau pokok pikiran yang ada di dalam sebuah karya seni baik karya seni rupa 2 dimensi atau 3 dimensi.
Tema-tema di dalam pembuatan karya seni rupa murni antara lain : hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dengan manusia lain, dengan alam sekitar, dengan benda, dengan aktivitasnya, dan dengan alam khayal.

Alat dan bahan berkarya seni lukis
Alat dan bahan yang bisa digunakan adalah pensil, pensil arang (contee), pastel dank rayon, pena/pulpen, tinta bak, cat ( cat air dan cat minyak),kuas, pisau palet, dan palet.

Jenis lukisan berdasarkan teknik dan bahan yang digunakan
Beberapa teknik yang digunakan dalam melukis antara lain teknik mozaik, lukisan kaca, lukisan cat minyak (plakat), cat air (aquarel), lukisan acrylic, dan lukisan batik.

Teknik berkarya seni melukis
Langkah-langkah atau proses dalam melukis adalah sebagai berikut :
1.    Memunculkan gagasan
2.    Membuat sketsa
3.    Menentukan media berkarya
4.    Menentukan teknik
5.    Mewarnai dan menyempurnakan lukisan

Seni Patung

Patung bersifat 3 dimensi atau benda yang bervolume artinya dapat dilihat dari berbagai arah.
Patung identik dengan cipta karya manusia yang meniru bentuk manusia atau bentuk-bentuk lain.
Patung diartikan juga sebagai plastic art atau seni plastik, maksudnya bentuk-bentuk yang memiliki keindahan estetik.
Patung tidak hanya berbentuk manusia tetapi lebih luas lagi bentuk apapun dapat disebut seni patung.
Berdasarkan bentuknya, patung dibagi menjadi 2 macam, yaitu patung figuratif/realis dan patung nonfiguratif/imaginatif.
Ada beberapa teknik dalam membuat patung, yaitu teknik pahat, butsir, cor, las, dan cetak.

Mengubah lagu modern secara unisono

Musik modern seringkali diartikan sebagai musik yang berkembang dan popular di kalangan masyarakat luas saat ini.
Jenis musik populer yang berkembnag saat ini adalah musik-musik yang mudah dipahami.  Komposisi lagu biasanya lebih sederhana dan lebih banyak menyajikan tema sehari-hari yang ekspresif.

Jenis-jenis musik modern yang berkembang di Indonesia
Jenis-jenis musik modernnya antara lain adalah musik pop, rock, jazz, dan dangdut.

Lagu unisono
Unisono merupakan kegiatan bernyanyi dengan menggunakan satu suara. Dalam sebuah lagu unisono terdapat 2 hal yang dapat kita pelajari untuk dapat memberikan gambaran tentang ciri lagu unisono adalah melodi utama dan lirik.

Latihan menggubah lagu modern secara unisono
Menggubah lagu modern secara unisono dapat dilakukan dengan tahapan berikut ini :
1.    Menentukan tema lagu
2.    Menentukan birama
3.    Membuat ritmik lagu
4.    Menentukan melodi lagu

5.    Membuat lirik lagu

Wednesday, February 10, 2016

Ringkasan Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1

First Unit

Expressions of Asking and Giving Hope
Hope is to want something to happen or to be true, and usually have a good reason to think that it might.
Expressions :
Expressions of Hope
Hopefully…
I hope…
I expect…
I am hoping…
I am expecting…
I was hoping…
I wish…

Expressions of Congratulation
            Congratulation is something that you say when you want to congratulate someone. Here are some expressions of congratulations and their proper responses !
Expressions
Responses
I’d be the first to congratulate you on…
It’s very good of you to say so
I’d like to congratulate you on…
How nice of you to say so
Please accept my warmest congratulations.
Thank you very much for saying so
May I congratulate you on…
I’m glad you think so
I must congratulate you.
Oh, it’s nothing special actually
It was great to hear about…
Oh, I have a lot to learn yet
Congratulations !
Oh, not really
Congratulations on … !
Oh, nothing to it, actually

Oh, thanks

Expressions of Agreement
            Agreement is when people have the same opinion, or when they approve of or accept something.
Expressions :


- I agree with you    
- You’re right
- That’s true
- Absolutely
- Definitely
- That’s exactly
- You may be right
- You might be right
- I suppose you are right
- I see your point
- I know


Expressions of Disagreement
Expressions :
-       I disagree
-       I don’t agree
-       I can’t agree
-       I don’t think so
-       I’m not sure
-       I’m not sure if -
     i agree with you about that
-       I wouldn’t say that

 
-       I wouldn’t go as far as that
-       I wouldn’t go so far as to say that
-       I wish I could agree with you, but…
-       I hate to disagree with you, but…
-       I don’t mean to disagree with you, but…
-       I don’t want to argue with you about that, but…
-       I don’t want to start an argument with you about it, but…

 

                                                          

Expressions of Suggestion
     Suggestion is an idea, plan or action that is suggested or the act of suggesting it.
Expressions :

Giving a Suggestion
Responding
May I suggest ?
You may/might like to…?
Have you considered/ thought of… ?
Would you care to…?
Why don’t we/you…?
Why not… ?
How about… ?
What about… ?
Let’s/let me…
Shall we… ?
I’ll tell you what. We’ll…
I propose that…
I propose this change…
I’d to suggest that…
Why don’t you… ?
I have an idea
It sounds like a good suggestion.
I have no objection.
It is a good suggestion
I think you can do that.
Perhaps you could.
Why not ?
You can’t be all things to all people.
That’s a good idea
You are right.
Good idea.
You’re doing too much.

Second Unit

1.    Label
Label is a small piece of paper or another material which gives information about the thing it is fixed to. Label is a piece of paper, polymer, cloth, metal, or other material affixed to a container or article, on which is print a legend.

2.    Grammar Review
a.    Plural and singular
Plural is a word or part of a word which shows  that you are talking about more than one person or thing. For example ‘babies’ is the plural of ‘baby’. While, the singular is a form of a word used to talk about one person or thing.  For example ‘woman’ is the singular form of ‘women’.

b.    Conjunction “to, in order to, and so that”
1)    To
To + verb
 
                           

2)    In order to
In order to + infinitive
Purpose can be expressed with the prepositional phrase in order allowed by an infinitive clause or a that-clause (almost always with a modal may or might). The prepositional phrase in order is often omitted in informal speech.

3)    So that
So + that – clause
Purpose can be expressed with the preposition so followed by a that-clause (almost always with a modal can, will, or may). Informally, that is omitted. (Do not place a comma before so because it changes the meaning to “result”.)

c.    Modal “should, must not, and have to”
1.    Should
Should expresses advisability a suggestion. “It is advisable to…” or “This is a suggestion…” . It is weaker than must. Should is followed by a plain form verb.
2.    Must
The verb must only exists in the simple present and present perfect forms. While the present form can express obligation, necessity, certainty or strong probability, the present perfect forms only express a strongly felt opinion or supposition.
3.    Have to
Have (to), a semi-modal, expresses necessity (strong advisability). However, it is unlike, other modals in its use of do as an auxiliary and its use of an infinitival complement. Negating the modal results in a different meaning from negating the infinitive clause.

Third Unit

1.    Recipe
Recipe is a set of instructions that describes how to prepare,or make something, especially a culinary dish, including a list of  what food is needed for this. It is also used in medicine or in information technology (user acceptance). A doctor will usually begin a prescription with recipe, usually abbreviated to Rx or an equivalent symbol.

2.    Manual
a.    Definition
Manual is a book that tells you how to use something or do something. In this case is some tools. The manual contains important information about the tools we want to use.
b.    Sentence used in manual
In manual, sentence used in imperative sentence is imperative sentence. It is form a verb used to express an order.
c.    The expressions to ask about how the tools are used
We are certain confused when we just buy electronic tools or something. We can ask the seller or someone else how to operate it.
d.    Tools used in manual
Manual usually explains about how to operate something. It could be power tools, mechanic tools, automotive tools, office tools,etc.

3.    Present continuous
Present continuous tense is the tense which we use to refer to actions or events that are happening now or developing.

4.    Past continuous
Past continuous is the grammatical tense used to describe an action which someone was doing or an event which was happening at a particular time.

5.    Future continuous

We use will be doing (future continuous) to say that we will be in the middle of doing something at a certain time in the future.